Frangipani Flower Lovely Little Garden: Akulah Yang Terbaik Untukmu
There is a lovely little garden in a corner of my heart, where happy dreams are gathered to nevermore depart

Selasa, 13 November 2012

Akulah Yang Terbaik Untukmu




Bismillahirrahmannirrahiim...

Berbicara tentang sesuatu yang TERBAIK... Tentunya sudah menjadi keinginan semua orang ingin  mendapat sesuatu yang terbaik dalam hidupnya. Mendapatkan yang terbaik adalah impian kita semua. Pun demikian yang kita harapkan dari pasangan kita. Ataupun sahabat, juga kerabat.

Aku tidak bicara mengenai Habluminallah. Dimana Allah adalah Sang Maha Terbaik. Tulisan ini adalah tentang habluminannas. Tentang hubungan kita dengan pasangan hidup kita, sahabat kita, kerabat kita.

Kita sering berkata kepada pasangan kita, "KAMULAH YANG TERBAIK UNTUKKU". Dan itu akan membuat pasangan kita begitu tersanjung. Seakan segala usaha dan pengorbanannya terbayar. Mendapat gelar TERBAIK dari orang yang dicintainya.

Hmmm... mari kita coba mendalami pernyataan itu. Kamulah yang terbaik untukku.... sepertinya kalimat itu mengandung makna tersirat. Kalimat itu sifatnya kita adalah pasif. Kamulah yang terbaik... lantas... bagaimana dengan kita...? Sudahkah kita menjadi yang terbaik buat pasangan kita....? Padahal pasti, pasangan kita juga mengharap hal yang sama. Bahwa kita juga yang terbaik untuknya.

Kamulah yang terbaik untukku.... kalau gua... terserah gua dong... Jangan-jangan itu yang ada dalam hati saat mengucapkannya.

Tanpa bermaksud berkata arogan... seharusnya yang kita katakan adalah... AKULAH YANG TERBAIK UNTUKMU. Sebab dalam pernyataan itu, kita aktif. Ada usaha untuk menjadi yang terbaik. Ingin menjadi yang terbaik.

Seorang suami harus mampu menjadi yang terbaik buat istrinya. Mampu menjadi panutan. Seorang istripun harus bisa menjadi yang terbaik buat suaminya. Menjalankan sunatullahnya mendampingi suami. Seorang sahabat berusaha menjadi yang terbaik buat sahabatnya, agar diapun mendapatkan ketulusan dari sahabatnya.

Dengan berusaha menjadi "AKU YANG TERBAIK UNTUKMU", maka kita akan melakukan hal-hal yang menjadi kewajiban kita. Dengan menjadi yang terbaik untuk pasangan kita.... pasti ada reward yang akan kita dapat. Saling memberi dan menerima. Saling memahami satu sama lain. Dengan berusaha menjadi yang terbaik... kita juga akan mendapatkan yang terbaik. Insya Allah...

Jadi, tak perlu banyak menuntut. Karena belum tentu yang kita berikan belum sebanding dengan tuntutan kita.

88 komentar:

  1. di mix aja mbak. Mengucapkan "kamu yg terbaik" utk memuji & biasanya org seneng di puji kan..

    Tapi tunjukkan juga kl kita yg terbaik utk pasangan kita.. Kl perlu sesekali di ucapkan. Tp tentunya dg sikap juga.. Jd gak terkesan omdo :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setujuu... ucapan juga perlu :D

      Hapus
    2. diucapkan dan dibuktikan... perpaduan yang dahsyat...

      Hapus
  2. Di mix memang jadi lengkap ya mbak Myra... Itu adalah sebaik2nya sikap. Yang repot itu... kita sering menuntut ingin mendapatkan yg terbaik tanpa mau introspeksi diri, sudahkah kita memberi yg terbaik.

    BalasHapus
  3. hmmmmm....
    aku bukan yang terbaik...
    tapi berusaha menjadi yang baik dan yang terbaik
    sebatas kemampuan yang aku punya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berusaha menjadi yang terbaik... disitu letak kerjanya. Sebatas kemampuan yang dimiliki itu pasti.
      Maksudnya kan kita tidak hanya mengharap pasangan/org lain memberi yang terbaik tanpa timbal balik yg seimbang.

      Hapus
    2. secara pribadi aku lebih suka mengatakan "aku berusaha menjadi yang terbaik untukmu"

      Hapus
    3. ohh.. gitu... makasih...
      #ehh salah sasaran yaa...

      Plegmatis is speaking...

      Hapus
  4. kalo saya susah buat ngomong gitu bun, gak tahu kenapa :(
    kayak aneh gitu menurut saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk bisa mengucapkan Akulah yang terbaik untukmu memang tidak mudah. Makanya kita tak perlu menuntut harus mendapat yang terbaik.

      Hapus
    2. Sama... saya juga kok susahh ngomongnya... :)

      Hapus
    3. Semua orang punya kekurangan, mungkin itu yg membuat susah.

      Hapus
  5. akulah yang terbaik untuk Aby,, insyaALLAH :)

    BalasHapus
  6. jadi inget lagunya tangga yang terbaik untukmu, aah bunda kalau terbaik gag harus buat semua orang, buat diri sendiri nanti orang2 juga tau kok kalau terbaik itu bener2 cetar :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya itu yang bunda maksud... berbuat yang terbaik saja. Diri sendiri melakukan yang terbaik.. maka rewardnya akan kita dapat.

      Hapus
  7. aku coba follow ulang, mbak :)
    hehehe... udah masuk tuh.. makasih :D

    BalasHapus
  8. Salam kenal.
    Barangkali inilah ucapan yang tidak harus dilisankan karena akan lebih berkesan bila dilakukan kepada pasangan hidup kita, sahabat kita, kerabat kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya pada saat2 tertentu... ucapan seperti ini perlu diucapkan. Tentunya setelah kita melakukan kerja2nya lhooo...

      Tapi beda pendapat tak apa. Justru suka bisa jadi bahan diskusi...

      salam kenal kembali.

      Hapus
  9. aku bukan yg terbaik namun berusaha menjadi yg tebaik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari bbrp seminar motivasi yang saya ikuti... disarankan oleh sang motivator untuk tidak membuat statemen dengan kata negatif seperti bukan, tidak. Katanya itu membuat energi positif masuk kedalam diri kita.

      Hapus
  10. saya hanya memuji dalam hati Bun, pantesan ngga dapat reward
    Satu keyakinan hatiku ini ...
    Akulah yang terbaik untukmu ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. dalam hati kita tak ada yg bisa tau selain diri kita sendiri dan Allah tentunya. Buat orang lain tau... ini penting mas...

      Hapus
    2. mas misbach: dengarkanlah, wanita pujaanku, malam ini ingin kusampaikan hehehe....kok kayak kenal ya xixixix :P

      Hapus
    3. jiiaaahh... mas Belalang sok kenal sok dekat niihh...

      Hapus
  11. kalau aku memang merasakan kalau suami adalah yg terbaik untukku, tapi belum pernah mengucapkannya, agak malu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ucapkan deh... sensasinya luar biasa... hehehe...

      Hapus
  12. bagaimana kalo... " kita adalah pasangan terbaik?" hehe

    BalasHapus
  13. Yang jelas, rendang jengkol karya Bunda memang yang terbaik, hehehe....dimakan ama nasi putih aanget, maknyussss :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha.... ada yang kesengsem sama rendang jengkolku...
      Mau lagi....?

      Hapus
  14. Dan saya apah yaa? Berusaha lbh baik dan lebih baik lagi. Ehm, tapi pasangannya belum ada sih, jd ya menyimak dan meresapi agar nanti bsia memotivasi dan merealisasikan utk bisa jd pasangan yg lebuh baik dan lebh baik sehingga setiap hari ada yg baru dan lbhbaik dr sebelumnya:)

    #Selamat menyambut tahun baru Hijriah 1434 H

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat ya mbak Rie... semoga segera menemukan "sasaran" untuk mengucapkan dan mencurahkannya.

      Selamat tahun baru Hijriah kembali.

      Hapus
  15. saya dah biasa mengatakan itu pada istri mbak
    ini juga memotivasi saya untuk menjadi yg terbaik dan mensugesti serta menyadarkan istri bahwa suaminya saat ini adalah yg terbaik jadi gak berpikir coba ganti2 suami :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe... jago romantisan kayak dirimu sih udah ga aneh ya dengan ucapan2 seperti ini.
      Optimis ya Kang...

      Hapus
  16. Terkadang kaum wanita di masyarakat kita, terlalu malu untuk mengucapkannya mba. Menurut mereka, kata-kata seperti itu tidak perlu diucapkan, cukup ditunjukkan dalam perbuatan saja. Melayani suami dg baik, mengurus anak2 dan rumah dg baik, berbakti dengan setulus hati, dan seterusnya. Sementara kaum laki2/suami, merasa hal2 spt itu sudah ga perlu lagi. Itu hanya diperlukan saat gerilya dalam mendapatkan perhatian dan cinta ketika PDKT dulu...

    Padahal, kata-kata seperti ini, selain untuk memotivasi diri agar kita ingat untuk 'do the best', juga untuk mengingatkan pasangan bahwa dia sudah memiliki yang terbaik untuknya. Jadi ga perlu larak lirik sana sini untuk cari pengganti. Hehe. Juga, agar dia tau, bahwa yang terbaik, harus diimbangi dgn sikap dan perbuatan terbaik juga darinya....

    Sayangnya, aku sendiri jarang punya kesempatan untuk lebih dulu mengungkapkan itu, karena dia sudah terlebih dahulu bilang 'thanks my dear, you are the best. Thanks God to sent you for me, bla..bla....biasanya setelah si dia minta pendapatku tentang pekerjaannya, management waktunya yang terkadang crowded, macem2 deh.

    Intinya adalah, ungkapan2 seperti itu ada kalanya memang harus dilisankan, supaya kebersamaan itu indah. dan akal pikiran kita teringat kembali, bhw he/she is the best for us, and how to make us being the best for her/him.

    hehe, jadi panjang deh komenku.... maafken daku mba Niken. Miss u in the group!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mbak Alaika... miss u too...

      Makasih komen panjangnya... jadi melengkapi postinganku.
      Yang penting sebetulnya adalah kita tidak perlu banyak menuntut kalau kita tidak melakukan "kerja-kerja" seperti yang kita tuntut dari pasangan kita.

      Hapus
  17. Yang selalu menuntut adalah JPU (Jaksa Penuntut Umum)
    Caring and sharing are more importat.
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Okelah kalo begitu pakde...

      Salam kembali...

      Hapus
    2. hahahaha Pakde ada ada aja hiheiheiheiee

      Hapus
    3. Bukan pakde kalau ngga ada2 aja...

      Hapus
  18. siip....
    selalu berusaha menjadi pribadi yang terbaik
    dimanapun,dan untuk siapa pun...ya bund

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantaap.... optimis dan positif thingking...

      Hapus
  19. "aku yakin akulah yg terbaik bagimu
    '....aisshhh berasa pede bgd deh bun, malu ah mimi nya.
    tp smg babeh jg adalah pria dan suami terbaik bagiku,,Insya Allah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.... belajar pede Mi... Sama aja sama yg nulis... sedang berusaha menjadi yang seperti itu. Tapi optimis aah...

      Hapus
  20. Benar juga sih, apa yg kita berikan belum tentu sebanding dengan apa yang kita minta..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi wajar kalau kita masih sering merasa dikecewakan... karena sebetulnya kita sendiri masih mengecewakan.

      Hapus
  21. bingung saya mo ngomong apa... #ciri2 suami ga romantis -_-*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan diomongin kalo gitu... dipraktekkan saja ke pasangan. :)

      Hapus
  22. Media Robbani Mengucapkan Selamat Tahun Baru 1434 H
    semoga kebahagiaan dan keberkahan selalu bersama Mbak Niken sekeluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin...
      Trimakasih mas Insan. Doa yang sama untuk keluarga mas Insan.

      Hapus
  23. Amin. Moga2 kita bisa menjadi yg terbaik bagi orang2 yg kita sayangi.

    BalasHapus
  24. betul sekali bunda, jangan terlalu banyak menuntut, belum tentu kita bisa menjadi seperti apa yang menjadi tuntutan kita itu :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. maka lebih baik kita tunjukkan dulu kalau kita pantas mendapatkan apa yg kita tuntut.

      Hapus
  25. Maap baru mampir lagi yah Bun :)

    Entahlah, mungkin karena berasa banyak banget kekurangan, aku suka rada kurang pede bilang 'aku yang terbaik' gituh Bun....hihihi...

    Udah mah gak bisa masak, suka males nyetrika, sering begadang nonton drama korea pulak...coba gimana tuh Bun...hihihi...*malah curhat*

    Biarin lah bukan yang terbaik juga, yang penting abah cinta...hehehe...*minder tingkat akut*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ukuran terbaik buat setiap kita itu beda2 mbak Erry... Yang bisa merasakan pas nya ya kita dan pasangan. Tidak perlu harus ingin seperti org lain. Yang penting kita msg2 tau apa yang terbaik bisa kita berikan buat pasangan.
      Gitu deh kayaknya... hehehe...

      Hapus
  26. Sebuah renungan dalam kalimat sederhana yang terkadang saya lupakan. Trima kasih mb. Oiya mb, sklian mw saran kalau mencantumkan gambar yang bukan milik kita pribadi, alangkah lebih baik kalau dicantumkan juga sumbernya. Yrims lagi :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe... makasih mas... ini kelupaan. Biasanya selalu saya cantumkan. Makasih juga diingatkan.

      Hapus
  27. hhmm..iya mb..memang seharusnya mulai berani bilang gitu..kdg kitanya kebykan mikir..ah nanti..jangan2.. *negatif thinking duluan ya..
    trimakasih mb niken postingan ini masukan berarti buat daku..
    kl kt syahrini mah sungguh cetar membahana.. *lebay :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Optimis aja ya mbak Enny... supaya kita terbawa positf thingking dalam menuju karah yg terbaik...
      Makasih kembali... dan cetar membahana nya sungguh luar biasa.

      Hapus
  28. Saling memberi dan menerima adalah ungkapan yang tepat. Terkadang kita hanya siap untuk menerima dan lupa untuk memberi. Padahal justru tangan yang di atas adalah lebih baik daripada tangan yang di bawah dalam berbagai aspek kehidupan. Dan "akulah yang terbaik untukmu" bisa berlaku secara universal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip...sip... saling memberi dan menerima memang hal terbaik yang harus ada diantara kita dan pasangan.
      Trimakasih yaa..

      Hapus
  29. terus belajar akh jadi yang terbaik buat orang2 sekitar #senyum :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai manis... apa kabar...?
      Senyumnya makin manis aja niih...?
      Seneng deh masih mau mapir sini...

      Hapus
    2. Alhamdulillah kabar Nay masih belo bun ^_^
      Bunda dan keluarga moga selalu sehat ya.. :)
      bun, Nay bingung sama dasbord yg baru, mau ganti templete gimana ya.. -_-

      rasa kangen nay sm bunda yng bikin nay maen kesini :)

      Hapus
    3. Alhamdulillah kalau Nay sehat. Bunda dan keluarga juga sehat.

      Wah... diotak atik aja Nay... Bunda juga cuma raba2 aja kalau soal gituan.. hehehe..

      Bunda juga kangen sama celotehan khas betawi ala Nay... Peluk Nay...

      Hapus
  30. MEnarik sekali. Melakukan sesuatu yang terbaik adalah hal yang maksimal perlu diusahakan oleh setiap individu dari kita masing masing. Dengan kata lain apa yang sudah kita raih dengan susah payah itu adalah hasil terbaik yang bisa kita capai.

    Tinggal pasangan kita, suami atau istri, bisakah menghargai pencapaian terbaik yang telah kita peroleh mati matian tersebut? Ini sebuah pertanyaan. Hanya keihlasan sajalah yang bisa menerima apa pun hasil terbaik yang bisa kita capai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju bahwa kita harus menerima dengan ikhlas apa yang sudah diberikan oleh pasangan.

      Hapus
  31. Yang terbaik bukan untuk dikatakan..
    Tapi untuk dibuktikan..
    Hehehe..
    semoga jadi komen terbaik untuk posting ini..
    kwkwkw..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantaapp... komennya mantap banget dehh..

      Hapus
  32. sepertinya begitu mba..
    cuma bisa berusaha yang sebaik dan sebisa kita..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita siap saja dengan kerja2 untuk ke arah itu.

      Hapus
  33. Setidaknya dengan memberikan yang terbaik kita sudah berusaha semaksimal yang kita mampu.
    Mengenai hasil nanti perlahan akan mengikuti :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul... kita lakukan kerja2nya...bukan hanya lips service saja...

      Hapus
  34. semoga saya juga bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga saya tanpa banyak menuntut bunda ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... demikian sebaiknya mas Imam...

      Hapus
  35. berusaha menjadi yang terbaik ya mbak niken. btw selamat ya mbak jadi pemenang pertama aku baru bisa online nih mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting mau melakukan kerjanya kearah sana.

      Trimakasih mbak Lid... kangen deh blm bisa celetukan di grup.

      Hapus
  36. baiklah mbak niken, saya akan mengatakatan pada pasangan saya nanti bahwa AKU adalah yang terbaik untukmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantaaap... katakan itu... bahwa sekalipun kita punya kekurangan... AKULAH YANG TERBAIK UNTUKMU....

      Hapus
  37. akulah yang terbaik untuknu....*ucapan dr hati yg paling dlm untuk suami tercinta... :)"

    kunjungan perdana n skm kenal bund,....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siiippp... mantap mbak...

      Salam kenal kembali.
      Makasih kunjungannya.

      Hapus
  38. Setuju mbak Niken. Kita dan pasangan kita pasti dan mestinya saling melengkapi.

    BalasHapus