Frangipani Flower Lovely Little Garden: buku
There is a lovely little garden in a corner of my heart, where happy dreams are gathered to nevermore depart
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2013

Buku Pertamaku: Rembulan Cinta Seorang Bunda

Bismillahirrahmannirrahiim...

Menyambung cerita postingan sebelumnya, Rembulan Cinta Seorang Bunda, aku akan berkisah tentang kedatangan mas Belalang Cerewet aka Rudi G. Aswan sekeluarga untuk memberikan buku hadiahnya buatku. Kami janjian hari Sabtu, 23 Maret, di rumahku Sawangan Depok.

Hari yang amat aku tunggu sejak sms mas Rudi tanggal 16 Maret lalu itu. Mereka datang jam kira-kira jam 11. Seperti layaknya kopdar lainnya, bertemu mas Rudi dan keluarganya langsung akrab. Anak-anak pun  tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Rumi anak sulung mas Rudi langsung bisa nyambung dengan Hilamn dan Fanni. Bumi langsung merangkak dan ingin meraih benda-benda yang menarik perhatiannya. Lucu dan menggemaskan. Istri mas Rudi, mbak Aisha S. Maharani, manis banget deh orangnya, juga ramah dan enak ngobrolnya. Bahkan suamiku, mas Teguh, juga langsung akrab saja.


Keakraban langsung terasa begitu mereka datang

Rasanya susah digambarkan dengan kata-kata waktu menerima buku itu. Wis pokoknya seneng banget. Apalagi mendengar mereka berkisah bagaimana bisa selesainya buku itu. Makin terharu saja. Mereka menyempatkan menyelesaikan buku itu tepat waktu padahal sedang banyak pekerjaan yang mepet deadline. Bahkan saat modem di rumah mereka sedang ngadat, mas Rudi harus ke warnet untuk mengirim email buatku atau membuka email dariku. Ternyata lika-liku jadinya buku Rembulan Cinta Seorang Bunda cukup seru ya mas Rudi...

Mereka bawa oleh-oleh segala lho. Wingko buatan mereka sendiri, yang sedang menjadi bisnis mereka saat ini. Wingkonya enak banget. Sayangnya lupa difoto kemaren. Selain oleh-oleh wingko, ada lagi oleh-oleh lain. Dua buah buku karya mbak Aisha S. Maharani. Ternyata bu Rudi ini penulis lho... kok mas Rudi nggak pernah cerita sih? Dua buah buku anak-anak bergambar full collor. (Nanti aku buat review bukunya menyusul). Masih ada lagi... sebuah kamus bahasa Inggris - Indonesia untuk Luthfan. hohoho... semua kebagian...

Mas Rudi dan mbak Maharani makasiiiiiiiih yaaaaa.....!!

Baik banget sih mas Rudi dan mbak Aisha S. Maharani ini... Banyak banget yang dibawa buat aku dan anak-anak. Belum lagi rasa persahabatan yang mereka tunjukkan. Subhanallah... Lagi-lagi aku hanya bisa mengucap syukur pada Allah, dipertemukan dengan keluarga yang menyenangkan ini. Lha kalau sudah begini, aku harus bagaimana coba...? Masak rendang jengkie berapa banyak pun aku siap deh. Hahaha...


 Bumi ikutan promosi buku RCSB
Gemes ih sama gendutnya..!


Anak-anak asyik main di kamar.
Buat mie kata mereka... dan berhamburanlah pita kaset itu menjadi masakan mie goreng.


 Aku bantu promosikan buku bunda, kata Astri


 Saatnya perpisahan. Hiks... rasanya masih ingin menahan mereka
Tapi hari sudah sore dan mendung sekali 
Mereka bahkan kehujanan saat di perjalanan pulang

Mas Rudi dan mbak Maharani... Dari lubuk hati yang paling dalam, aku mengucapkan terima kasih atas segala perhatiannya. Segala apa yang kalian berikan kepadaku dan keluargaku termasuk hadiah istimewa yang aku dapat dalam hidupku. Aku mendoakan banyak kebaikan untuk mas Rudi sekeluarga. Semoga apa yang sudah terjalin ini menjadi kelanggengan yang menyejukkan.

Berkurangnya bilangan angka pada usiaku kali ini, aku banyak bermuhasabah. Tentang makna sebuah persahabatan, tentang jiwa besar, tentang rasa bersyukur, tentang sikap-sikap yang ternyata melukai perasaan orang lain. Banyak hal yang harus dibenahi. Aku ingin menjadi orang yang lebih baik dalam sisa usia yang makin berkurang ini.

* Inilah buku REMBULAN CINTA SEORANG BUNDA, yang berisi tulisan-tulisan pilihan dari blog Lovely Little Garden dan Pena Bunda. Terdiri dari lima keping (bab).

  1. Keping Pertama : Matahari Cinta
  2. Keping Kedua : Buah Hati
  3. Keping Ketiga : Baiti Jannati
  4. Keping Keempat : Rahasia-rahasia
  5. Keping Kelima : Serba-serbi

Hidup terus bergulir, seperti air yang senantiasa mengalir. Manusia yang bijak akan selalu berusaha mencatat setiap jejak dan merenungkan makna di balik setiap tindakan. Inilah buku sederhana, namun membutuhkan pemahaman yang tidak sederhana.


Judul : Rembulan Cinta Seorang Bunda
Penulis : Niken Kusumowardhani
Penerbit : Sixmidad
Tahun : 2013
Jumlah halaman : 114 + Viii halaman
Ukuran buku : 14cm x 21cm
ISBN : 978-602-97964-3-8
Harga : Rp. 38.000 (belum ongkos kirim)

Sungguh, Bunda Niken berhasil membawa pembaca pada kehidupan serang ibu secara apa adanya, dengan masalah sekaligus jalan keluarnya, termasuk ketika menghadapi anak-anak maupun membangun hubungan dalam keluarga yang saling mendukung agar selalu bahagia. sebuah buku yang teramat sayang bila tidak dibaca. (Akhmad Muhaimin Azzet, penulis dan penyair)

Untuk pemesanan bisa menghubungi nomor 081298308500 (SMS/Watshap), atau email blahfy@gmail.com.


Read more »»  

Minggu, 24 Maret 2013

Rembulan Cinta Seorang Bunda

Bismillahirrahmannirrahiim...

Sebuah sms singkat pada tanggal 16 Maret lalu aku terima dari seorang sahabat, mas Belalang Cerewet aka Rudi G. Aswan. Isinya, "Mbak Niken, tolong cek email." 

Aku sudah bisa melihat kalau ada email masuk dari BB ku, biasanya aku langsung baca dari BB saja email yang masuk, tapi entah kenapa kali ini aku males membacanya dari BB, segera aku nyalakan komputer untuk membukanya. 

Isi emailnya: 2 file pdf. Yaitu, 1 design cover buku dan 1 lagi file isi buku. 

Mas Rudi menulis sebagai pengantarnya:
"Mbak Niken, seharusnya ini kejutan untuk ulang tahun mbak nanti. Tapi karena saya membutuhkan Halaman Persembahan dan Tentang Penulis, terpaksa saya beritahu sekarang. Saya minta tolong mbak untuk membuatnya dan segera dikirim ke saya. Mohon sekalian diperiksa apakah masih ada kesalahan atau kekurangan. Saya ingin membuatkan mbak Niken sebuah buku yang isinya diambil dari 2 blog mbak. Saya mengeditnya berdua dengan istri."
br />
Subhanallah... Allahu Akbar...!

Hatiku berdegup kencang waktu mengamati dan membaca keseluruhan isi email mas Rudi itu. Air mataku tak bisa aku tahan. Tanganku mendadak dingin. Layakkah aku mendapat ini semua? Siapalah aku ini sampai-sampai mas Rudi dan istrinya bersedia mengumpulkan dan memilih tulisan-tulisan di blog Lovely Little Garden dan Pena Bunda lalu mengeditnya menjadi sebuah buku. Hadiah ini terlalu luar biasa buatku. Sungguh, sepanjang aku membaca halaman demi halaman, air mataku terus bersimbah. Begitu haru dan bahagia atas perhatian yang aku terima ini.

Buku itu di beri judul REMBULAN CINTA SEORANG BUNDA. Sebuah pemberian judul yang indah sekali. Membuatku menjadi tersanjung. Cover bukunya warna biru kesukaanku. Di sampul buku itu ada endorsment dari Pakde Cholik, pak Muhaimin Azzet dan mbak Aisha S. Maharani (istri mas Rudi). Mas Rudi sampai minta endors dari Pakde Cholik dan pak Azzet...! Ya Rabb...! Ada ISBN-nya juga! 

Tulisan-tulisan yang dipilih dari kedua blogku dibagi dalam 5 Keping (bab). Takjub aku dengan pengelompokan tiap kepingnya. 

Inilah Daftar Isi dari buku Rembulan Cinta Seorang Bunda (RCSB). Aku hanya mengcopy paste dari draft-nya saja. Tak henti aku mengucap syukur saat aku mengamati tiap kepingnya. 

Sajian Isi 
Sajian isi v
Persembahan vii
Mengapa Rembulan Cinta? viii
  • KEPING PERTAMA: MATAHARI CINTA 
          Awan Putih 2
          Seakan Ingin Membuatmu Damai 7
          Ingin Kubahagiakan Mereka 9
          Pandangan Pertama yang Melelehkan Hati 14
          Mertuaku Sayang 17
  • KEPING KEDUA: BUAH HATI 23
          Cita-cita Mereka Berdetak di Tiap Langkahku 24
          Jangan Marahi Kami Terlalu Keras 29
          Pendidikan Seks untuk Anak 33
          Anak-anak Juga Bisa Stres 38
          Hidayah untuk Anakku 43
  • KEPING KETIGA: BAITI JANNATI 47
         Gara-gara Password 48
         Syahdu Bersama 53
         Till Death Do Us Apart 55
         Pengaruh Giveaway Bagi Keluargaku 57
         Merawat Cinta dalam Keluarga 62
  • KEPING KEEMPAT: RAHASIA-RAHASIA 71
          Keseimbangan dalam Hidup 72
          Suatu Pagi dalam Kehidupanku 77
          Memasak, Bukan Sekadar Hobi 82
          Sebongkah Batu 85
          Deadline! 88
          Menyambut Maut dengan Ikhlas 91
  • KEPING KELIMA SERBA-SERBI 97
          Milad vs. Mubazir 98
          Camping di Gunung Salak 103
          Sehat dengan Bekam 107
          Januari Milikmu 112
Tentang Penulis 114

Tak berlama-lama aku segera mengirim halaman persembahan dan tentang penulis. Kemudian tanggal 18 Maret, mas Rudi kembali mengirim email yang berisi dua cover buku yang sudah direvisi. Aku disuruh memilih antara dua cover itu. Eh... Ada kupu-kupunya...! Kok mas Rudi tahu aja aku suka kupu-kupu. Cover yang dikirim kali ini, lebih pas dihatiku. Inilah cover yang aku pilih. Cantik ya... 




Saat aku menulis ini, aku belum melihat bukunya. Mas Rudi dan keluarganya baru akan mengantar ke rumahku di Sawangan Depok, hari Sabtu 23 Maret. Penasaran juga jadinya. Entah bagaimana nanti ekspresiku saat menerima hadiah luar biasa ini. Jangan-jangan bisa sampai berkoprol ria... hahaha...

Mungkin ada baiknya kalau aku ceritakan apa alasan mas Rudi mempunyai ide membuatkan aku buku. Setidaknya alasan ini yang dikatakan padaku saat aku bertanya apa alasan beliau memberiku hadiah dalam bentuk buku ini. Sampai-sampai mas Rudi mengamati tanggal lahirku jauh-jauh hari. 

Sederhana banget lho ternyata... Bermula dari keinginan mas Rudi ingin memberi hadiah untuk top komentator alias terbawel di blog Belalang Cerewet. Akulah ternyata the winner-nya. Hihihi... Komen membawa berkah ini namanya. Lalu aku tanya lagi, kenapa juga harus membuatkan buku sebagai hadiah? Apakah kalau pemenangnya bukan aku juga akan dibuatkan buku? Mau tahu jawabannya? Mau tahu aja atau mau tahu banget...? Hehehe...

Begini katanya, "Saya bisa aja kasih hadiah pulsa atau mengirimkan sebuah buku (karya orang lain), atau cideramata untuk komentator terbanyak itu. Tapi kadar persahabatan yang menentukan model pengorbanan seseorang. Buat mbak Niken, membuatkan sebuah buku jauh lebih bermakna dan tepat. Saya dan istri sepakat untuk membuatkan buku sekalian hadiah ulang tahun mbak Niken. Kebetulan pekerjaan kami di bidang penerbitan, jadi pas saja rasanya."

Subhanallah... Mas Rudi bilang kadar persahabatan. Malu rasanya hati ini. Sebesar apa rasa persahabatan yang sudah aku berikan padanya? Rasanya barulah semangkok rendang jengkie yang pernah aku buatkan khusus buatnya. Jangan-jangan mas Rudi dan mbak Maharani kesengsem dengan rendang jengkie buatanku. Padahal nggak aku kasih jampe-jampe kok...! Hahaha... Oh ya... aku sudah kenalan sama istri mas Rudi. Kami juga beberapa kali smsan. 

Aku bertemu mas Rudi dua kali. Pertama waktu di Bobo Fair yang diselenggarakan di JCC Senayan, dalam rangka pemberian hadiah GA bunda Sumiyati Sapriasih. Pertemuan yang singkat dan mas Rudi terburu-buru harus kembali keBogor. Dia datang dengan istri yang sedang hamil besar, Rumi anaknya dan temannya. Masih teringat wanita manis bergamis hijau dengan perut besar dan senyum manisnya.

Pertemuan kedua di kedai Mie Janda Kang Achoey. Dipertemuan kedua, mas Rudi juga berkenalan dengan suamiku dan Fanni. Waktu itu mas Rudi mengajak anak sulungnya, Rumi. Di pertemuan kedua inilah aku membawakan rendang jengkol yang khusus aku masak buat mas Rudi. Mengapa rendang jengkie? Karena menu jengkie alias jengkol ini semacam ikon buat candaanku dan mas Rudi kalau di facebook. Mungkin sebagian teman-teman ada yang tahu ramainya gurauan antara aku dan mas Belalang Cerewet. Kami saling berbalas pantun, saling meledek tanpa menyinggung perasaan. Mas Rudi memang secerewet nama facebook-nya. Hahaha...

That's it...! Cuma begitu saja aku dibuatkan buku...?

Apakah ucapan terima kasih cukup untuk membalas kebaikan dan perhatian dari mas Rudi dan istrinya ini? Tak pernah aku sangka, buku pertamaku terbit tanpa susah payah yang aku lakukan. Alasan apapun yang melatarbelakangi niat baik mereka, betul-betul membuatku bahagia.

Juga kepada para endors yaitu pakde Cholik, pak Azzet, yang bersedia memberikan kata-kata luar biasanya untuk tulisan-tulisanku yang sederhana itu. Terima kasih banyak. Tak bisa aku gambarkan rasa bahagia ini dengan apapun. Semoga Allah memberikan balasan berupa nikmat dan karunia yang banyak kepada sahabatku semua.  Aaahhh... Air mata ini menitik lagi.


 Pertemuan pertama di Bobo Fair


pertemuan kedua di Kedai Mie Janda milik Kang Achoey



Rendang Jengkie si ikon persahabatan

Nanti kalau aku sudah terima bukunya akan aku ceritakan lagi "kehebatan" buku Rembulan Cinta Seorang Bunda ini. Rasanya nggak sabar menunggu Sabtu besok. Membaca draftnya saja rasanya nggak nyangka kalau akulah penulisnya... hahaha... Maksudnya apa niih...? 

Trimakasih sekali lagi mas Rudi dan mbak Maharani... Rasa persahabatan ini... semoga bisa semakin erat dalam ketulusan. Aku tunggu kedatangan mas Rudi dan keluarga di rumahku. Fanni sudah ingin main sama Rumi tuh...!



Read more »»