Bismillahirrahmannirrahiim...
Menyambung cerita postingan sebelumnya, Rembulan Cinta Seorang Bunda, aku akan berkisah tentang kedatangan mas Belalang Cerewet aka Rudi G. Aswan sekeluarga untuk memberikan buku hadiahnya buatku. Kami janjian hari Sabtu, 23 Maret, di rumahku Sawangan Depok.
Hari yang amat aku tunggu sejak sms mas Rudi tanggal 16 Maret lalu itu. Mereka datang jam kira-kira jam 11. Seperti layaknya kopdar lainnya, bertemu mas Rudi dan keluarganya langsung akrab. Anak-anak pun tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Rumi anak sulung mas Rudi langsung bisa nyambung dengan Hilamn dan Fanni. Bumi langsung merangkak dan ingin meraih benda-benda yang menarik perhatiannya. Lucu dan menggemaskan. Istri mas Rudi, mbak Aisha S. Maharani, manis banget deh orangnya, juga ramah dan enak ngobrolnya. Bahkan suamiku, mas Teguh, juga langsung akrab saja.
Rasanya susah digambarkan dengan kata-kata waktu menerima buku itu. Wis pokoknya seneng banget. Apalagi mendengar mereka berkisah bagaimana bisa selesainya buku itu. Makin terharu saja. Mereka menyempatkan menyelesaikan buku itu tepat waktu padahal sedang banyak pekerjaan yang mepet deadline. Bahkan saat modem di rumah mereka sedang ngadat, mas Rudi harus ke warnet untuk mengirim email buatku atau membuka email dariku. Ternyata lika-liku jadinya buku Rembulan Cinta Seorang Bunda cukup seru ya mas Rudi...
Mereka bawa oleh-oleh segala lho. Wingko buatan mereka sendiri, yang sedang menjadi bisnis mereka saat ini. Wingkonya enak banget. Sayangnya lupa difoto kemaren. Selain oleh-oleh wingko, ada lagi oleh-oleh lain. Dua buah buku karya mbak Aisha S. Maharani. Ternyata bu Rudi ini penulis lho... kok mas Rudi nggak pernah cerita sih? Dua buah buku anak-anak bergambar full collor. (Nanti aku buat review bukunya menyusul). Masih ada lagi... sebuah kamus bahasa Inggris - Indonesia untuk Luthfan. hohoho... semua kebagian...
Mas Rudi dan mbak Maharani... Dari lubuk hati yang paling dalam, aku mengucapkan terima kasih atas segala perhatiannya. Segala apa yang kalian berikan kepadaku dan keluargaku termasuk hadiah istimewa yang aku dapat dalam hidupku. Aku mendoakan banyak kebaikan untuk mas Rudi sekeluarga. Semoga apa yang sudah terjalin ini menjadi kelanggengan yang menyejukkan.
Berkurangnya bilangan angka pada usiaku kali ini, aku banyak bermuhasabah. Tentang makna sebuah persahabatan, tentang jiwa besar, tentang rasa bersyukur, tentang sikap-sikap yang ternyata melukai perasaan orang lain. Banyak hal yang harus dibenahi. Aku ingin menjadi orang yang lebih baik dalam sisa usia yang makin berkurang ini.
* Inilah buku REMBULAN CINTA SEORANG BUNDA, yang berisi tulisan-tulisan pilihan dari blog Lovely Little Garden dan Pena Bunda. Terdiri dari lima keping (bab).
Hidup terus bergulir, seperti air yang senantiasa mengalir. Manusia yang bijak akan selalu berusaha mencatat setiap jejak dan merenungkan makna di balik setiap tindakan. Inilah buku sederhana, namun membutuhkan pemahaman yang tidak sederhana.
Untuk pemesanan bisa menghubungi nomor 081298308500 (SMS/Watshap), atau email blahfy@gmail.com.
Read more »»
Menyambung cerita postingan sebelumnya, Rembulan Cinta Seorang Bunda, aku akan berkisah tentang kedatangan mas Belalang Cerewet aka Rudi G. Aswan sekeluarga untuk memberikan buku hadiahnya buatku. Kami janjian hari Sabtu, 23 Maret, di rumahku Sawangan Depok.
Hari yang amat aku tunggu sejak sms mas Rudi tanggal 16 Maret lalu itu. Mereka datang jam kira-kira jam 11. Seperti layaknya kopdar lainnya, bertemu mas Rudi dan keluarganya langsung akrab. Anak-anak pun tak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Rumi anak sulung mas Rudi langsung bisa nyambung dengan Hilamn dan Fanni. Bumi langsung merangkak dan ingin meraih benda-benda yang menarik perhatiannya. Lucu dan menggemaskan. Istri mas Rudi, mbak Aisha S. Maharani, manis banget deh orangnya, juga ramah dan enak ngobrolnya. Bahkan suamiku, mas Teguh, juga langsung akrab saja.
Keakraban langsung terasa begitu mereka datang
Mereka bawa oleh-oleh segala lho. Wingko buatan mereka sendiri, yang sedang menjadi bisnis mereka saat ini. Wingkonya enak banget. Sayangnya lupa difoto kemaren. Selain oleh-oleh wingko, ada lagi oleh-oleh lain. Dua buah buku karya mbak Aisha S. Maharani. Ternyata bu Rudi ini penulis lho... kok mas Rudi nggak pernah cerita sih? Dua buah buku anak-anak bergambar full collor. (Nanti aku buat review bukunya menyusul). Masih ada lagi... sebuah kamus bahasa Inggris - Indonesia untuk Luthfan. hohoho... semua kebagian...
Mas Rudi dan mbak Maharani makasiiiiiiiih yaaaaa.....!!
Baik banget sih mas Rudi dan mbak Aisha S. Maharani ini... Banyak banget yang dibawa buat aku dan anak-anak. Belum lagi rasa persahabatan yang mereka tunjukkan. Subhanallah... Lagi-lagi aku hanya bisa mengucap syukur pada Allah, dipertemukan dengan keluarga yang menyenangkan ini. Lha kalau sudah begini, aku harus bagaimana coba...? Masak rendang jengkie berapa banyak pun aku siap deh. Hahaha...
Bumi ikutan promosi buku RCSB
Gemes ih sama gendutnya..!
Anak-anak asyik main di kamar.
Buat mie kata mereka... dan berhamburanlah pita kaset itu menjadi masakan mie goreng.
Aku bantu promosikan buku bunda, kata Astri
Saatnya perpisahan. Hiks... rasanya masih ingin menahan mereka
Tapi hari sudah sore dan mendung sekali
Mereka bahkan kehujanan saat di perjalanan pulang
Mas Rudi dan mbak Maharani... Dari lubuk hati yang paling dalam, aku mengucapkan terima kasih atas segala perhatiannya. Segala apa yang kalian berikan kepadaku dan keluargaku termasuk hadiah istimewa yang aku dapat dalam hidupku. Aku mendoakan banyak kebaikan untuk mas Rudi sekeluarga. Semoga apa yang sudah terjalin ini menjadi kelanggengan yang menyejukkan.
Berkurangnya bilangan angka pada usiaku kali ini, aku banyak bermuhasabah. Tentang makna sebuah persahabatan, tentang jiwa besar, tentang rasa bersyukur, tentang sikap-sikap yang ternyata melukai perasaan orang lain. Banyak hal yang harus dibenahi. Aku ingin menjadi orang yang lebih baik dalam sisa usia yang makin berkurang ini.
* Inilah buku REMBULAN CINTA SEORANG BUNDA, yang berisi tulisan-tulisan pilihan dari blog Lovely Little Garden dan Pena Bunda. Terdiri dari lima keping (bab).
- Keping Pertama : Matahari Cinta
- Keping Kedua : Buah Hati
- Keping Ketiga : Baiti Jannati
- Keping Keempat : Rahasia-rahasia
- Keping Kelima : Serba-serbi
Hidup terus bergulir, seperti air yang senantiasa mengalir. Manusia yang bijak akan selalu berusaha mencatat setiap jejak dan merenungkan makna di balik setiap tindakan. Inilah buku sederhana, namun membutuhkan pemahaman yang tidak sederhana.
Judul : Rembulan Cinta Seorang Bunda
Penulis : Niken Kusumowardhani
Penerbit : Sixmidad
Tahun : 2013
Jumlah halaman : 114 + Viii halaman
Ukuran buku : 14cm x 21cm
ISBN : 978-602-97964-3-8
Harga : Rp. 38.000 (belum ongkos kirim)
Harga : Rp. 38.000 (belum ongkos kirim)
Sungguh, Bunda Niken berhasil membawa pembaca pada kehidupan serang ibu secara apa adanya, dengan masalah sekaligus jalan keluarnya, termasuk ketika menghadapi anak-anak maupun membangun hubungan dalam keluarga yang saling mendukung agar selalu bahagia. sebuah buku yang teramat sayang bila tidak dibaca. (Akhmad Muhaimin Azzet, penulis dan penyair)
Untuk pemesanan bisa menghubungi nomor 081298308500 (SMS/Watshap), atau email blahfy@gmail.com.









