Frangipani Flower Lovely Little Garden: Tanggo Berhadiah Avanza
There is a lovely little garden in a corner of my heart, where happy dreams are gathered to nevermore depart

Sabtu, 14 September 2013

Tanggo Berhadiah Avanza

Bismillahirrahmannirrahiim,

Kemaren pagi ketika hendak melepas anak-anak berangkat sekolah, sebuah kupon kecil berbungkus plastik tergeletak di halaman rumah. Sepertinya seseorang dengan sengaja melemparkannya. Dari tulisan yang terdapat di muka kupon itu, aku sudah merasa kalau ini kupon "jadi-jadian".

Beginilah penampakan kupon itu:



Dan setelah dibuka ternyata berisi 3 bagian seperti ini:


Pada kupon itu tertulis Hadiah Langsung dari Tanggo, "Selamat Anda Mendapatkan 1 Unit Avanza". Disitu tertera nomor telepon yang bisa dihubungi pada hari Senin - Sabtu pukul 07.30 sd 15.30 (kecuali hari libur). Hadiah tersebut langsung diantar ke alamat pemenang setelah menyelesaikan Biaya Balik Nama (BBN, STNK, BPKB sejumlah Rp. 3.750.000 dana jaminan sementara dikirim di perbankan setempat). Lengkap dengan tanda tangan pejabat-pejabat yang berwenang beserta foto dirinya.

Pada lembar satu lagi ada contoh STNK sementara dengan Nama Pemilik PT. Ultra Prima Abadi, beserta pernyataan dari pihak Polda Metro Jaya bahwa mereka ikut bertanggung jawab atas pelaksanaan dan penyelesaian masalah administrasi surat-surat kendaraan hadiah dari promo Hadiah Langsung Bagi Bonus Miliaran dari PT. Ultra Prima Abadi.

Sejak awal melihat kupon berhadiah itu, aku dan anak-anak sudah saling bercanda,"Asyiiik, dapat mobil baru." Lumayan buat rame-rame pagi sambil mereka berpamitan ke sekolah. Lha wong beli Tango aja tidak kok dapat kupon berhadiah. Hihihi... Menggelikan.

Setelah anak-anak berangkat, aku segera membuka mbah Google untuk melihat-lihat apakah ada korban dari kupon itu atau bagaimana sih cara kerja mereka? Ternyata banyak sekali yang sudah menulis mengenainya. Dari penuturan korban, katanya mereka memakai cara hipnotis lewat telepon (memangnya bisa ya?). Yang anehnya, ada yang menceritakan bahwa mereka menemukan kupon itu pada kemasan Tanggo yang mereka beli, itulah yang menyebabkan mereka segera menghubungi nomor telepon yang tertera di kupon tersebut, dan akhirnya tertipu. Kok bisa ya kupon itu ada di dalam kemasan? Sedangkan atas kesaksian beberapa dari mereka yang mencoba mengkonfirmasi kebenaran program tersebut, perusahaan menanyakan tidak sedang menyelenggarakan program seperti itu.

Dari website perusahaan Orang Tua (http://ot.co.id/news_press.aspx?news_id=9), dikatakan bahwa tahun 2009 pelaku penipuan sudah ditangkap dan sudah divonis penjara. Wah... sudah lama ya ternyata modus ini dipakai. Buktinya sampai saat ini masih marak sekali beredar di masyarakat.

Ada 2 modus yang dipakai oleh penipu, yaitu:
1. Para pelaku membeli wafer dalam jumlah tertentu kemudian bungkus wafer Tango di buka dengan menggunakan pisau potong. Kupon di masukkan ke dalam kemasan selanjutnya kemasan di tutup kembali. Wafer Tango yang telah berisi kupon palsu di jual kembali ke toko-toko atau supermarket.
2. Kupon palsu Tango di sebar di jalan-jalan sekitar perumahan dengan harapan ditemukan oleh seseorang di jalan.

Tetap waspada dan saling berbagi informasi agar menjadi kewaspadaan bersama.






67 komentar:

  1. Alhamdulillah Bunda bukan termasuk korban penipuan....:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena saya tidak merasa membeli Tanggo dalam beberapa waktu ini, saya hanya merasa geli aja dengan kupon itu.
      Saya tuliskan ini untuk sekedar berbagi informasi.

      Hapus
  2. Iya Bu Niken ...
    yang beginian ini banyak banget
    dulu pernah ada pekerja yang merehab rumah saya dapet beginian di saset kopi instannya ...
    waaahh dia girang bukan kepalang ....
    namun setelah saya jelaskan ... dia kembali murung ...
    orang nipu itu memang kebangetan banget ... kasihan si bapak sudah terlanjur berharap

    salam saya Bu Niken

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang membuat orang tidak menyangka kalau ini adalah penipuan adalah karena mereka menemukannya ada di dalam kemasan produk. Buat orang yang belum mengetahui modus ini tentunya akan bersemangat dan segera menghubungi no telpon yang tertera. Nah disinilah jalan cerita yang kemudian berkembang.

      Salam kembali Om Nh

      Hapus
  3. bawa sini Avanzanya...
    biar saya pakai antar jemput Devon

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf aah.... Kalau dapat Avanza beneran mau dipakai sendiri aja... Mas Budhi beli Tanggo sendiri ya...

      Hapus
  4. hari gini gitu loohh,
    mereka mencari yg lengah

    BalasHapus
  5. saya kemarin cari ke warung kok ga ada wafer yang mereknya Tanggo ya Mbak? apa cuma ada di kemanggisan? hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah warung tuuh... Nyarinya jangan di warung material dong...

      Hapus
  6. modus baru..makasih infonya bund :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Modus lama yang tetap marak, mbak. Makasih kembali.

      Hapus
  7. Mba, kalau dapat mobilnya kita udak yag buat modus ini ya ! he..... he.... he.....

    Salam wisata

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar saya pakai berwisata ke tempat2 yang direkomendasikan mas Indra deh...

      Hapus
  8. ngeri sekali nih.. ane pernah nih sempat ketipu ama nih perusahaan ini awalnya prosesnya lancar free eh ternyata ujung2nya mintak duit belasan juta lagi... gilaaa

    BalasHapus
    Balasan

    1. مَا شَاءَ اللّهُ pernah ngalamin ya
      Maksudnya sampai uang belasan juta itu raib gitu? Hiks... Teganyaaaa....

      Hapus
  9. Banyak bgt penipuan spt itu Bun...ada jg yg kuponnya dimasukkan ke bungkus deterjen, tetanggaku ada yg pernah dpt kupon spt itu...trus baru bbrp hari yg lalu, aku dpt pesan yg dikirim melalui fasilitas peer to peer di BB, katanya no pinku dpt hadiah mobil Honda Jazz...hehehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pin BB juga jadi modus?
      Inalillahi...semakin kreatif dan terkoordinir ya modus penipuan skrg ini.

      Hapus
  10. Aku pernaaah...beberapa kali. Yang pertama dapat hadiah berlibur ke Australia. Wkt itu panitia mencantumkan surat dari ditjen pajak, ttg PPN nya . Nah begitu lihat kop surat dan stempelnya aku langsung ngakak, karena gak ada nama kantor tsb/stempelnya gak model gitu.
    Yang dari kemasan juga pernah, wkt itu sabun cuci klo gak salah. Ya udah ta' cuekin aja. Nah terbaru itu pin BB, sampai heran kok bisa ya pin kita sampai ke tangan mereka *pusingsendiri*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Org pajak kok dapat surat palsu dari ditjen pajak. Ya jelas ngakak dong. :D

      Semoga kita dijauhkan dari hal-hal yang merugikan.

      Hapus
  11. apalagi nemu di jalan, bu. kupon yang kita temukan di dalam kemasan juga banyak yang palsu. temen yang kerja di pabrik jajanan pernah cerita kalo petugas kebersihan ketauan nyuri kemasan kosong yang belum kepake. mungkin dijual ke penipu itu.

    jajajan kiloan yang mirip dengan jajanan pabrik kan banyak. mesin press alumunium foil murahan juga banyak di pasaran. tinggal masukin kupon ke dalamnya lalu pasarkan jajanan seolah olah asli dari pabrik. beres kan..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya yaa... Gampang sekali membuat palsunya. Saya kok nggak kepikiran. Nggak nyampek bisa kayak gitu.

      Hapus
  12. meskipun sudah ada yang kena tangkap, tapi antek2 dan jaringannya kan masih berkeliaran mencari korban, namun yang mengherankan bagi saya, pihak TANGGO sendiri kok tidak bereaksi secara aktif ya, padahal produknya dijadikan media dan alat sarana buat melakukan penipuan, apakah karena hanya masyarakat banyak yang jadi korban dan pihak TANGGO tidak merasa dirugikan.... salam :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Para penipu begitu terorganisir dalam melakukan aksinya. Kadang saya berpikir, kayak ada kursusnya aja. Coba saja perhatikan pada banyak kasus, cara mereka berkomunikasi dengan calon korban begitu tertata.

      Hapus

  13. penipuan-penipuan dengan modus seperti ini, tak hanya pada merk Tango, banyak juga dengan menggunakan produk-produk lain...

    bagus sekali bunda, Bunda tulis di blog ini, mudahan semakin banyak yang berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan hal-hal yang serupa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali Ummu, sekarang ini banyak sekali modus penipuan. Selalu ada hal baru yang kita dengar.

      Semoga kita terhindar dari penipuan2 seperti itu.

      Hapus
  14. allhamdulilah samapai saat ini belum menemukan kupon dari wafer tanggo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali Ummu, sekarang ini banyak sekali modus penipuan. Selalu ada hal baru yang kita dengar.

      Semoga kita terhindar dari penipuan2 seperti itu.

      Hapus
  15. @Bunda Niken Kusumowardhani.....aku pesan Avanzanya satu ya..... hahahaa :-P


    *terimakasih untuk infonya yg sangat bermanfaat...... intinya adalah kita harus selalu hati2 terhadap undian2 berhadiah..... :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok cuma satu sih Dani? Saya masih punya banyak tuh di garasi. Hihihihi...

      Iya betul, Dani. Waspada dan hati-hati.

      Hapus
  16. wah, si pelaku nya salah mencari korban ini :D
    Bunda Niken kn seorang blogger jelas "up to date" bgt informasinya dgn bantuan google..

    Alhamdulillah, tidak terkena tipu2 seperti itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang dalam banyak hal kita harus membuka diri dengan berbagai informasi. Berbagi informasi seperti ini bisa menjadikan kewaspadaan kita bersama.

      Hapus
  17. parah, klo didalmnya langsung sih gpp ya mb?
    wjwjwjwj.
    eh waktu bulan puasa 3tahun yg lalu ada orang nyebar undangan persis depan rumahku isinya semacam sertifikatrumah surat dll.. kayanya penting eh gak tahunya penipuan pas ditelpon langsung dimarahin.. aku ngadu ae ke pak RT.. parah tuh orang..

    kudu tetap waspada mb. Soalnya sales2 skrnag juga gtu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mereka mencari-cari kelengahan kita. Pasang mata dan telinga untuk berhati-hati.

      Hapus
  18. modus baru... eh.. kuponnya ditinggal secara sengaja.. hahaha.. alhamdulillah terhindar dari penipuan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menggelikan ya.... Nggak beli Tanggo kok mau dikasih mobil.

      Hapus
  19. sebagai pedagang pasar yang juga menjual produk ini, beberapa kali saya mendapat pertanyaan dari pembeli sehubungan dengan kupon yang ia dapat seperti di atas. Setelah saya berikan penjelasan bahwa nggak ada pemberitahuan tentang hadiah dan undian dari distributor, saya juga memberikan nomer telpon kantor Arta boga biar langsung menanyakan.

    Ini juga pernah terjadi pada kemasan rinso sachet, attack sachet maupun so klin. Bahkan pernah ada yang ngomong, kemasan-kemasan ini bisasanya sengaja diletakkan di toko-toko secar sembunyi-sembunyi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baguslah kalau masih terpikir untuk bertanya pada orang lain sebelum menghubungi no telpon yang ada di kupon. Pokoknya nggak usah nelpon deh kalau dapat kupon2 seperti ini.

      Hapus
  20. semoga nggak banyak yg kena tipu ya mbak, kasihan kalau sdh berharap besar ternyata hanya tipuan belaka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Ely, semoga kita terhindar dari penipuan seperti ini.

      Hapus
  21. Sebenernya kalau orang2 mau lebih jeli dan hati-hati, serta mau mencari info, penipuan model begitu gak akan marak ya mbak.. Lha wong keliatan banget palsunya, keliatan banget nipunya..
    Tapi sayang, masih ada saja orang tertipu.. Mudah2an semakin banyak dan terbukanya informasi ttg hal itu meminimalisir jumlah org yg tertipu. Mudah2an para penipu pun segera insyaf atau tertangkap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak yang mudah tergiur dengan iming-iming hadiah. Semakin gencar promosi sebuah produk kemudian dimanfaatkan sebagai modus penipuan. Memang kita sendirilah yang harus buka mata buka telinga, supaya tak masuk dalam jebakan mereka.

      Hapus
  22. wiiii... modus penipuan sekarang sudah bervariasi ya.. ngeriii...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bervariasi, penuh inovasi dan terorganisasi. Jadi bikin kontroversi hati... Halaaah...

      Hapus
  23. Ini sepertinya jaringan penipu yang sudah terorganisir...
    Aku pernah dapet persis seperti mba, yang mereka lemparkan didepan rumah.. tapi bukan tanggo.. kupon kopi ABC..
    Mereka membungkusnya dengan apik didalam plastik, lalu dilipat-lipat kecil persis seperti yang ada difotonya mba..
    Ya aku buang hehe... eh sebulan kemudian ada lagi.. ya ampuunn mereka begitu berniat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mereka pakai cara random aja ya. Main sebar. Untung-untungan kalau ada yang nyangkut. Huuufftt...

      Hapus
  24. Biasanya kupon-kupon itu disebar di pinggir-pinggir jalan saat malam hari Bun..

    sekilas emang seperti mayakinkan kuponnya, tapi ya gitu deh asline NIPU..

    BalasHapus
  25. Asyiiikkkk dapet mobil baru... hehehe :D
    kasus yang sama pernah terjadi pada k2 ane bunda, semua keihatan asli dan banyak melampirkan surat2 pentingnya, untuk segera ke kepolisian setempat untuk klarifikasi, dan alhamdulillah ternyata itu positif modus penipuan... TERLALU>>> :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ealaah... kirain siapa yang suka keluyuran ^_^

      Memang begitu rapi mereka memikirkan modus ini ya. Seolah-olah bekerja sama dengan banyak pihak. Seolah2 atau memang ya?

      Hapus
  26. Asyiiikkkk dapet mobil baru... hehehe :D
    kasus yang sama pernah terjadi pada k2 ane bunda, semua keihatan asli dan banyak melampirkan surat2 pentingnya, untuk segera ke kepolisian setempat untuk klarifikasi, dan alhamdulillah ternyata itu positif modus penipuan... TERLALU>>> :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitu terencana dan terorganisir sekali ya. Banyak orang pinter yang keblinger :(

      Hapus
  27. Adik saya juga pernah mendapatkan kupon penipuan itu dari cokelat silver queen, untung kami tidak lengah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jarang-jarang nih coklat silver queen jadi alat penipuan. Ternyata macam2 ya produknya.

      Hapus
  28. Penipuan ini menurunkan citra produsen ya, Bund.
    Tapi aneh juga si sbenernya tentang modus penipuan yang pertama itu.

    Bukannya dari pihak produsen meneliti dulu ya, Bund?
    Mending dapat yang Rp. 500. Di teh kita. hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi sekarang sebaiknya tak usah memikirkan kok bisa ya masuk dalam kemasan? Tapi... Jangan langsung percaya kalau nemu kupon dalam kemasan.

      Hapus
  29. Hehe, modus lama ini ternyata masih aja berlangsung sp sekarang ya, Mbak. Dulu si mbak kami juga pernah mendapatkan kupon sejenis, tapi di dalam sebuah produk sabun mandi. Hadiahnya toyota innova. Si mbak udah senang banget, untungnya dia masih menunggu ku pulang kerja dulu untuk bertindak [menghubungi nomor yang tertulis di sana]. Dan langsung deh aku kasih masukan, bahwa itu adalah modus penipuan, karena sudah banyak korban yang berjatuhan. Dan Alhamdulillah si mbak bisa tercerahkan, dan membuang kupon tak berguna itu. :)

    Trims untuk postingannya, Mbak, jadi mengingatkan kembali untuk lebih hati-hati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memamg modus lama, hanya produknya saja yang makin bervariasi. Memanfaatkan promosi yang pernah dilakukan oleh perusahaan, padahal masa promo sudah berlalu dan hadiah tidak sebesar itu.

      Trimakasih kembali buat mampirnya :)

      Hapus
  30. Masih banyak yang tertipu kali yah Umi, makanya cara-cara kaya gitu masih ajaaa dipake buat nipu. Kasiankan kalo orangnya polosan, apa gak tau apa2 :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kabarnya sih masih ada aja, Ranii. Semoga masyarakat semakin pintar dan waspada.

      Hapus
  31. dulu aku juga pernah dapet kupon gambar seperti ini di piggir jalan bayak bnget..

    Hemz itu penipuan tu jngan prcaya


    visit
    aji-apps.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi avanzanya dibagi-bagi di pinggir jalan ya ^_^

      Hapus
  32. aku juga pernah dapet bunda, beberapa tahun yang lalu. sebelum 2009 kalau gak salah. karena 2009 akhir aku sudah ada di surabaya, sedangkan waktu itu aku ada di situbondo. sudah coba aku hubungi dengan berbagai cara sampe habis banyak buat telepon. gak kurang akal, aku kirim buktinya yang sudah di fotocopy ke alamat yang ada di sana. tapi sampai sekarang gak ada apa apa... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi... udah semangat ya mas. Apalagi dulu informasi belum seterbuka sekarang, pasti sudah seneng banget dapat kupon itu.

      Hapus
  33. Saya juga pernah, 7 tahun lalu dengan modus memakai 'surat resmi' dari PT XYZ (saya lupa apa namanya...), untung banyak teman yang paham terhadap modus-modus seperti itu. Sehingga, saya terhindar dari penipuan. Kemarin, melalui BBM, saya disibukkan oleh ibunya anak-anak, yang heboh karena 'ID Blackberry-nya' terpilih sebagai pemenang kuis dan mendapatkan hadiah Honda Jazz. Terus saya minta hubungi nomor yang tersedia di contact person-nya. Alhasil dari percakapan yang saya dengar, jelas-jelas si 'contact-person' yang mengaku pegawai customer service adalah abal-abal. Masak, kami diminta menyetor sejumlah uang untuk biaya BBN mobil dalam tempo 15 menit. Terus saya minta isteri saya menjawab begini: Pak silahkan urus hadiahnya dan ambil untuk bapak 90% saja, sisanya 10% silahkan dibagi kepada siapa saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga sudah mendengar penipuan yang memakai PIN BB ini. Sungguh miris sekali, orang pinter banyak yang menyalahgunakan teknologi untuk kepentingan pribadi dengan merugikan orang lain.

      Semoga kita semua terhindar.
      Terima kasih sudah menceritakan di sini Gus.

      Hapus
  34. Thank's Infonya diatas ...
    Saya akhirnya tau bahwa itu penipuan.....
    Karna saya baru saja mendapat yg seperti itu "Persis Sama"

    BalasHapus