Frangipani Flower Lovely Little Garden: Dua Bujangan
There is a lovely little garden in a corner of my heart, where happy dreams are gathered to nevermore depart

Sabtu, 16 November 2013

Dua Bujangan

Bismillahirrohmannirrohiim,

Lama-lama nggak tahan juga kalau nggak cerita tentang dua bujangan yang belakangan makin akrab denganku. Tiap hari ada saja kelucuan yang mereka ciptakan melalui obrolan bbm. Gara-gara android sudah bisa merambah bbm, mereka jadi bisa ikut menginstalnya dan bawel banget tiap hari. ^_^

Dua bujangan ini adalah Mohammad Taufiqurrohman pemilik blog Topics dan mas Muhammad Ridwan Purnomo pemilik blog La Ranta. Heeiii.. keduanya memakai nama awal yang sama, hanya beda satu huruf o dan u saja. Nama yang bagus bukan? Sepanjang yang aku kenal, mereka berdua memang selalu sopan dan bersikap baik kepadaku. Kalau dulu aku pernah berkisah tentang Dua Gadisku Yang Lain, maka kali ini aku akan berkisah tentang Dua Bujangan.

Dengan mas Ridwan, aku memang sudah lama dekat, sudah beberapa kali ketemu. Bahkan saat ini sedang ada proyek kerja sama membuat kolaborasi kumpulan cerpen yang sedang kami ajukan ke penerbit mayor. Semoga naskah kami diterima. Aamiin Ya Rabb.

Sedangkan dengan mas Taufik, keakraban baru dalam beberapa bulan ini. Sudah pernah berkunjung ke rumahku dua kali. Berawal dengan bagaimana dia memanggilku dengan sebutan "Mak" di facebook. Eehh.. sekarang malah agak keren dikit, kadang manggil "Mommy". Hadeeuuuuh... Wis biarin aja. Tetap nggak jauh dari kesan emak-emak pokoknya. Aku memanggilnya "Tole". Rasanya jadi sok akrab sok dekat gitu deh dengan panggilan itu ^_^. Mas Ridwan yang semula memanggilku dengan sebutan bunda, jadi ketularan memanggil Mak. Mendadak aku punya dua anak bujangan baru, yang masing-masing punya kegalauan sendiri-sendiri. *Pisss mas-maaas...

Tiap pagi, Tole rajin sekali menyapa salam dan selamat pagi. Sepertinya sehabis sholat subuh yang dia lakukan adalah menyapaku dan mas Ridwan. Maaf ya Le, Mak sering nggak langsung menjawab salammu segera. Kalau pagi suka repot di dapur atau ke pasar. Tapi pasti dijawab kan. Makasih loh dengan sapaan dan salam tiap paginya.

Oleh-oleh dari Tole waktu ada tugas ke Anyer

Usia mereka hanya terpaut setahun, lebih muda Tole. Dan dalam obrolan kami, Tole memanggil mas Ridwan dengan sebutan "Kakak". Bener-bener lucu mereka berdua kalau bersenda gurau seperti kakak adik. Tole pantes banget berperan seperti adik yang kolokan sama kakaknya. Dan kakak sok cool gitu menanggapi gurauan adiknya. Hahahaha... Dua bujangan ini memang seru.


Kopdar 9 November 2013

Untuk mas Ridwan, dalam beberapa hal aku mirip dengan ibundanya, itu sebabnya, aku sering mengingatkan dirinya pada ibunda yang ada di kampung halaman, Situbondo. Secara si kakak ini sudah beberapa bulan di Jakarta dan belum bisa pulang. Kerinduannya pada ibunda bahkan sempat membuatnya menitikkan air mata. Mas Ridwan pernah mengirimi aku beberapa foto keluarganya, termasuk foto ibunya. Rindu masakan ibu, perhatian ibu dan sebagainya. Kalau main ke rumah mungkin mas Ridwan melihat bagaimana interaksiku dengan anak-anak, jadi membuatnya merindukan sang ibu.

"Mak, kalau liat emak, aku ingat ibuku." begitu kata Kakak.

Bagiku, sebuah persahabatan selalu ada nilainya. Ucapan itu membuatku merasa terharu, karena itu bermakna aku mempunyai arti buat sahabatku. Itu berarti si kakak menghormatiku seperti ibunya. Memang kelihatan banget dari beberapa kali pertemuan dengan si kakak, sikap dan candanya selalu sopan. Si Plegmatis Melankoli ini kalau ngobrol memang lebih tertata dan dipikirkan.

Dengan Tole, ada curhatan tersendiri. Tentang apa? Ada deeh... Tole ini sepertinya memang anak yang kolokan kalau sama ibunya. Maka dengan Mak ini juga begitu. Atau lebih tepatnya, kesannya begitu. Lucu, juga bisa bijak, tapi kadang menyebalkan. Entah sudah berapa "panci" yang aku "lempar" ke Tole. Hahaha... Sampai kebal kali saking seringnya adegan "balang panci". Tapi Mak tau kok Le. Asline Tole nggak gitu. Si Sanguin ini memang selalu membuat ramai suasana dan tentunya lebih bawel dari pada Kakak.

"Aku nggak mungkin bersikap seperti ini kalau tidak dengan orang-orang yang aku rasa cocok. Kalau aku bisa seperti ini, itu artinya aku nyaman dan cocok sama Mak dan Kakak." Gitu kan yo Le yang pernah Tole ucapkan.

blog emak juga rame dengan komen mereka

Mereka berdua punya kesukaan makanan yang berbeda. Kakak nggak suka kecap, sukanya oseng-oseng atau balado. Sedangkan Tole yang diributin semur telor terus. Kalau mereka berdua ke rumah, jadi boros bumbu deh. Masak semur telor buat Tole, masak oseng terong atau balado buat Kakak. Tapi biarlah. Mak dengan senang hati memasaknya buat dua bujangan ini. Biar ada kenangannya makan masakan Mak. Enak atau enggak urusan belakangan. Tapi ada perhatian di balik masakan itu. Cieeeee....


Semur telor buat Tole dan balado cumi buat Kakak

Mas Ridwan, Mas Taufik... Makasih buat persahabatannya. Mak amat menghargainya. Semoga kalian berdua segera mencapai segala apa yang kalian harapkan dan cita-citakan. Ada kisah yang ingin dirangkai, ada cita-cita yang ingin diraih, ada kerinduan yang ingin diluapkan. Semoga semua itu mendapat ridho dari Alloh. Maaf ya kalau dalam bersenda gurau ada salah khilaf yang Mak perbuat. Barkalloh, Kakak, Tole.







110 komentar:

  1. aamiin, semoga penuh keberkahan.
    "Tapi ada perhatian di balik masakan itu." Oohh *jadi terharu*

    #Udah beli panci lagi kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panci udah banyak lagi nih. Siap-siap dilemparkan ^_^

      Hapus
    2. Lumayan buat bekal nanti hehe..

      Hapus
    3. Ooohhh... rupanya ada modusnya ya... Nggak modal.

      Hapus
    4. Kan memanfaatkan segala kesempatan mom haha.. Banyak panci tuk yang disana disitu disini.. 3 tempat kebagian panci semua xixi

      Hapus
    5. .....
      :)

      *** entah mau ngomong apa...

      Hapus
    6. Begitulah... Setiap Tole mulai menyinggung yang satu itu, Mak dan kakak kehabisan kata-kata.
      Maka... Panci yang bicara.

      Hapus
    7. Wahai Emak dan kakak.. Tenanglah biarkan itu jadi misteri yang ku nanti

      Hapus
    8. wuus.. aku datang meramaikan!!!
      *lempar panci lembar mangkok ayam jago*

      sekarang baru terungkap, kalau kakak itu ternyata mas rd. hihi :p
      semoga ukhuwah ini tetap terjalin.. dikuatkan ikatannya aamiin ya Rabb.. suka seneng liat yang lain bahagia begini. Maaaak.... aku ngga dibikinin semur teloor.. kirim rantangan ke Bandung... :(

      Hapus
    9. ini tiba2 datang meramaikan bawa surabi dan es holecin apa ga nih?

      Hapus
    10. bawa nih. surabi sekarung sama segalon holecin. haha :D

      Hapus
    11. Oouh ga usah masak mom udah ada surabi sekarung tuh lumayan buat seminggu...

      Hapus
    12. Ahaay.... Ada Pita bawa yang seger2 dan legit. Mau... Mau...
      Kita barter sama rantangan semur telor ya Pita.

      Aduuh... Ada mangkok jago juga yang dilempar. Ati2 Le... Hihihi...

      Hapus
    13. ada tamu rupanya, selamat datang Pita.
      *** bawa surabinya, tinggalin tole... :D

      Hapus
    14. **tarik kaos kak rd.. Sini surabinya

      Hapus
    15. iya maak.. ini nih surabi durian sama holecinn :D
      *menjamu emak*

      mas rd emang paling dewasa dari mas yang satu itu #kabuuur

      Hapus
    16. Kalau dua-duanya sifatnya sama, malah nggak seru, Pita. Begini jadi lebih berwarna ^_^

      Hapus
    17. Enak gak, dilempar panci sama Mak... hehehe

      Hapus
    18. Haha.. Kalo teh santi ini yg deket dg sate bandeng

      Hapus
    19. Jadi ingat lagi deh tuh ke sate bandeng... Tanggung jawab Le..

      Hapus
    20. Jadi aku gak kemasuk nih Bun? Kok bisa? Kook.... *cemburu

      Hapus
    21. Uuppss... Ada yang ketinggalan. Sini mas Qefy kumpul. Biar makin rame ^_^

      Hapus
    22. yang komentar pake ava yang pegang kamera itu memang cemburuan mak. *numpang lewat*

      Hapus
    23. Nah loh... Yang dicemburuin siapa nih sebenarnya. Hmmmm... *think

      Hapus
  2. Amiiiin,,,,,, kalau saya yang jelas ada rasa lapaar melihat foto masakan tersebut diatas Mba. Ha,,, ha,, ha,,,,,

    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... Masakan rumahan aja kok mas Indra. Sebagai tanda perhatian ke Dua Bujangan itu.

      Hapus
  3. Indahnya kalau bisa saling berbagi ya Mba, semoga semuanya akan mendapatkan keberkahan. Sudah lama tidak hadir dan menyapa dengan muka lama saya,

    Salam,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Makasih mas Indra.
      Di sapa dengan muka lama atau baru, oke-oke saja ^_^
      Emang muka barunya kayak apa ya?

      Salam kembali

      Hapus
  4. Baru kenal Mas Topik dan Mas Ridwan via grup WS Warung Blogger. Mereka berdua memang seru ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak Juli. Apalagi kalau sedang datang galaunya. Si Tole lebay.

      Hapus
    2. Tenang bu lek juli.. Ga lebay2 amat kok.. Hihi

      Hapus
    3. Laahh... Mak Indah dipanggil bu lek. Hihihi...

      Hapus
  5. waah jadi tambah dua anaknya mak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di dunia maya, anakku buanyak banget nih mak Ida ^_^

      Hapus
  6. Indahnya persahabatan dunia maya ya, Mbak. Banyak silaturrahmi yang terjalin rapi dan manis. Semoga semakin indah dan bisa terus berbagi kisah. Salam untuk si kakak dan si tole yaa. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mbak Alaika,
      Walau kita lama tak bersapa, tapi persahabatan tetap takkan hilang.

      Mereka berdua baca komen mbak Al, salam pasti diterima.

      Hapus
    2. makasih mbak AA. lama sekali rasanya gak bertegur sapa sama mbak AA...

      Hapus
  7. Aih... enaknya dimasakin sama mak niken. jadi lapar nih... apalagi liat cumi sambalnya... pinginnn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu masaknya asal2an aja kok mak Liza. Penampakannya gak menarik gitu

      Hapus
  8. alhamdulillah jalinan silaturahim dunia maya yang terajut indah menjadi nyata. Semoga dengan ini semakin menguatkan ikatan kekeluargaan karena Alloh Ta'ala.
    Barokallohu fikum

    BalasHapus
  9. Plegmatis Melankolis?
    baru tahu kalau ada yang mengganggap aku masuk dalam golongan ini. ternyata bunda mengerti banget ya tentang bujang bujangnya. kalau si tole orangnya gimana bund? janngan bilang dia gak termasuk golongan manapun.. :D

    pengen pulang bund. pengen gak dijakarta lagi, tapi akan jauh dari kalian. rasanya jakarta bukan tempatku. tapi kalian sudah dekat sama aku. jadi sulit (keluar deh melankolisnya...)

    moga bagaimanapun jarak akhirnya memisahkan kita, kita akan tetap jadi sahabat yang saling mengerti. usia, jarak, kepentingan, semua gak akan jadi halangan selagi kita saling menjaga satu sama lain.

    makasih ya mak, makasih juga buat tole...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduuh kakak kok mau pulang sih Mak...

      Hapus
    2. @Mas Rd: tiap hari ngobrol mosok gak apal sih mas.
      Dari komentar mas Rd dan tole utk tulisan ini saja, sudah bisa memperlihatkan perbedaan sifat kalian. Tapi disitu seninya kan.

      Kalau buatku, dimanapun mas Rd tinggal, sama aja buat persahabatan kita. Dulu di sby, skrg di jkt, kalaupun kelak akan kembali ke sby, juga sama aja. Saling mendoakan saja ya.

      @Tole: yo wis ben too Le. Namanya juga sdg kangen sama keluarga.

      Hapus
    3. fisiknya pulang le, tapi hati gak akan berpaling...
      *** asik asik..

      bunda,
      balasan komennya membuktikan kalau bunda memang benar benar hafal dan mengerti tentang aku. itu kenapa aku bilang kalau lihat bunda sama anak anaknya aku seperti melihat ibuku. kelian berdua sama sama mengerti tentang aku. ah, jadi melow nya nambah dah.. :)

      Hapus
    4. Melow? Itu lebih condong ke lebay

      Hapus
    5. Wis aah, aku ngertilaah kalau skrg mas Rd sedang pengen makan bebek Yogi atau bakso Jawir. Hihihi.

      Tole, kalau soal lebay kan memang udah jadi stempel.

      Hapus
    6. Mau donk bebek yogi dan bakso jawir

      Hapus
    7. nanti kalau aku sama mak makan di sana, tole aku bagi fotonya ya....

      Hapus
    8. Kakak traktir Mak bakso Djawir, Tole traktir Mak Bebek Yogi... Aiiih, nikmatnya ^_^

      Hapus
  10. Asyiknya menyambut tamu dua bujangan, apalagi yg kolokan dan ipel2 kayak om mr, haha. Cuma tulisan ini agak mengecewakan karena ga sesuai dg promo di warung. Ga ada satu pun contoh kegalauan mas topics yg diceritain :(

    Tapi apa pun itu, asal ada balado gratis ya jossss!
    this is the beauty of blogging, kata om Nh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyeritain kegalauan tole bawaannya pengen banting2 panci soalnya. Hihihi... Jadi nggak usah aja deh.

      Hapus
    2. kang belalang....
      apa itu ipel2?
      :)

      Hapus
  11. Indahnya silaturahin yaa... Mas Topics memang asyik orgnya, baru sekali chat sihh (.̮)‎​​ђёéђё... Hmm itu semur telor dan cumi baladonya bikin piaraan yg di perut padha bunyi mbakyu..hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Weeiit... Dik Anton melihara apa di perutnya? ^_^

      Hapus
  12. waaah mak, beruntungnya ketiban 2 bujang :D...sepertinya hidup memang jadi lebih berwarna ya :D..seru banget punya bunda yang perhatian et jago masak :D...`

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seneng sih iya, mbak. Tapi kalau beruntuuung... Hmmm... Entahlah. Sepertinya nggak juga sih. Hihihihi.

      Hapus
    2. Kalo aq sih beruntung ada yang masakin semur telor

      Hapus
    3. Mak nggak jadi makan sate bandeng. Tombok laah :p

      Hapus
  13. Semoga sillaturahminya tetap dan semakin terjalin baik kedepannya :) aamiin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Alloh, demikian harapan kami.
      Makasih ya Rian.

      Hapus
  14. Aamiin...
    Semoga ada keberkahan..
    Selintas artikel Bu Niken seperti artikel psikologi yang menjelaskan masalah Melankolis, Sanguis dkk....eh ini pengetrahuan bagus lho karena disertai contoh :D

    Btw, lempar panci gpp Bu Niken asal jangan piring saja.... he he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang ketara sekali perbedaan sifat mereka. Mbak Hani bisa melihat dari komen-komen mereka di sini. Tapi aku nggak nyangka kalau mbak Hani menyimpulkan begitu. Makasih utk perhatiannya.

      Kasian kalau lempar piring. Ntar babak belur si tole

      Hapus
  15. This is the beauty of Blogging ...
    Persahabatan yang indah ... yang menyertai aktifitas Blogging

    Salam saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul oooom... Saya memang beauty *eeh ^_^

      Hapus
  16. Sayang atuh Bunda Pancinya mending buat ngerebut telurnya *btw...semurnya look great banget...daah aku suka dua-duanya Bunda...jadi klo nyasar ke tempat Bunda...dua-duanya juga dong di masakinnya ...ehheee...

    Indah sekali blogging itu, mengumpulkan banyak saudara dengan nilai yang positif. Salam ya Bunda untuk keluarga Bunda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi... kalau cuma dua masakan itu sih Insya Alloh bereees, mbak Astin. Kalau mau nyasar kasih tau dulu ya ^_^

      Hapus
  17. Baru kenal mas topik dan mas ridwan pas kopdar di bandung
    mereka sudah seperti lem dan perangko
    dimana ada mas topik slalu ada mas ridwan

    Btw, kalau aku ke rumah bunda dikasih cumi balado juga gak bunda?
    *ngilerliatfotonya
    salam kenal bunda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oooh.. jadi begitu kejadian kopdar Bandung ya. Mereka lengket kayak perangko? Wah, bukan begini cerita sama emak nih...

      Ayo, kapan main ke rumah bunda. Insya Alloh dimasakin deh.

      Salam kenal kembali

      Hapus
  18. salam kenal lagi bunda lahfy.... banyak temen blogger baru... eh baru apa saya yang gak pernah nge-blog yah.... :D

    semoga persahabatannya membawa keberkahan dalam kehidupan bunda dan dua bujangnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, terima kasih ya Mauna. Sering2 main ke taman bunda ya. ^_^

      Hapus
  19. akhirnaaaaaaaaaaaaaaaa.. bisa komen jugaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah... ditunggu-tunggu dari kemaren :)

      Hapus
  20. pengen deh suatu saat bunda posting tentang pertemuan kita :D

    BalasHapus
  21. bunda udah ketemu mereka tapi lum pernah ketemu NOOFA :(

    BalasHapus
  22. mumpung bisa komen.. heheeeeeeeeeeeeee

    BalasHapus
  23. Anaknya tambah banyak ya, Bund. Coba deh, dua bujagnan itu dikenalkan sama dua gadis. Atau, jangan2 sudah kenal. :D

    Oya, manggil Om Insan juga Babeh, ya. :D Tau di WA. . .

    BalasHapus
  24. begh... lain kali kalo saya ke rumah bunda, mesti nyicipin masakannya deh. dua2nya saya suka kok, bun. balado atau kecap :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo dong main ke Jakarta lagi. Sama Andi lagi ya... *eehh ^_^

      Hapus
  25. selamat malam...Subhanallah sungguh sebuah cerita persahabatan yang sangat Indah Bunda, saya sangat Kagum dengan persahabatan yang sudah terjalin, oleh karena itu saya juga ingin follow blognya Mba agar bisa terjalin hubungan silaturahmi dengan Bunda, jika ada waktu ke sebelah juga jalan jalan ke gubuk Tua saya dan Jika berkenan bisa Follback juga...terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat siang.
      Terima kasih sudah follow blog ini. Saya sudah folback barusan.

      Hapus
  26. Balasan
    1. Silahkan mbak Lidya. Mereka kalau menulis bagus2 dan penuh hikmah kok.

      Hapus
  27. Kalo saya, segala yang bernama telor kurang suka, kecuali kalo didadar, masih olehlah, hehe... Kalo balado cumi, ahaaa... bolehlah saya ikut rebutan :) Salam untuk Mas Ridwan dan Mas Taufik ya Bu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oooh.. boleh.. boleh pak Azzet. Biar gak rebutan nanti saya masakin yang banyak ya.

      Salam sepertinya sudah dibaca sendiri oleh mereka berdua ^_^

      Hapus
  28. Ikut terharu ngelihat keakraban dan kedekatan mbak Niken sama temen2 blogger..
    Kompak dan penuh kehangatan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mereka berdua nempel terus soalnya, mas Budi. Jadi hangat. *nempel bawa kompor

      Hapus
  29. kalau aq biasanya ngobrol sama ibu2 meskipun aku masih muda hihih

    BalasHapus
  30. Maaakk... dua bujangan mencari cinta ya... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mereka berdua kan nggak mau ngaku itu tuh, mbak Santi :p

      Hapus
  31. Wahhh, seru sekali ya ceritanya persahabatan bunda sama 'bujang-bujangnya' ini :') hihihi.

    BalasHapus
  32. Bun, cateet. Kesukaanku kentang mustofa, tahu gak Bun? Pokoknya aku nagih dibuatkan juga!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyatet sih gampang mas Qefy. Tapi Kentang Mustofa itu yang kayak apa ya? *ajari doong

      Hapus
  33. salam kenal mbak niken..

    BalasHapus